Membangun Server dengan Linux Debian
-
Siapkan PC lengkap dengan spesifikasi hardware yang dibutuhkan
-
Pastikan PC tersebut mempunyai 2 LAN Card jika nantinya server akan dihubungkan ke internet
-
Install PC dengan OS Debian Linux (untuk server kali ini saya menggunakan Debian 4.0)
-
Untuk langkah instalasi tidak saya jelaskan karena sudah ada pada laporan sebelumnya
-
Setelah selesai dengan proses instalasi, masuk ke Linux Debian dan login sebagai root (Pada proses membangun server kali ini dharapkan kita bekerja pada Mode TEXT)
-
Langkah pertama dalam membangun server ini, database-kan seluruh CD install pada PC kita. Untuk men-database ketikkan perintah :
#apt-cdrom add
-
Selanjutnya setting IP komputer, masuk pada file konfigurasi interfaces yang terletak pada direktori /etc/network. Tambahkan script di bawah ini :
eth0 adalah LAN Card yang nantinya kita hubungkan pada client dan pengisian IP-nya sesuai dengan keinginan kita.
eth1 adalah LAN Card yang dihubungkan ke internet. Agar lebih mudah setting eth1 pada dhcp.
-
Aktifkan daemon network :
#/etc/init.d/networking restart
-
Langkah selanjutnya mulai menginstal server. Berikut langkah-langkahnya :
DHCP Server
DHCP server (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan mesin yang mengatur pengalamatan IP pada client. Dengan DHCP, client tidak perlu mengisi alamat IP-nya sendiri dan mencegah adanya kesamaan IP yang menyebabkan tabrakan.
-
Install paket dhcp dengan perintah :
#apt-get install dhcp3-server
-
Masukkan CD yang dibutuhkan untuk menginstall paket tersebut
-
Setelah paket terinstall, langkah selanjutnya adalah konfigurasi
-
Buka file dhcpd.conf yang ada pada direktori /etc/dhcp3
-
Edit script di bawah ini :

-
Aktifkan daemon dhcp :
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
- Aktifkan daemon dhcp :
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
DNS Server
DNS server (Domain Name System) berfungsi sebagai mesin yang mengubah alamat IP menjadi sebuah nama, sehingga user akan lebih mudah mengingat nama komputer.
-
Install paket bind9 dengan mengetikkan perintah :
#apt-get install bind9
-
Masukkan CD yang dibutuhkan untuk menginstall paket tersebut
-
Selanjutnya edit file konfigurasi named.conf pada direktori /etc/bind. Tambahkan script di bawah ini :
-
Selanjutnya copy file db.local dan db.127 pada direktori /etc/bind dengan nama db.debian dan db.192 (sesuaikan nama file ini dengan konfigurasi pada named.conf tadi)
#cp db.local db.debian
#cp db.127 db.192
-
Edit file db.debian dengan menyesuaikan script seperti di bawah ini :
-
Edit file db.192 dengan menyesuaikan script seperti di bawah ini :
-
Pastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan script karena akan sangat berpengaruh
-
Setelah semua konfigurasi selesai dengan benar, aktifkan daemon bind9 :
#/etc/init.d/bind9 restart
-
Jika tidak muncul keterangan failed, berarti konfigurasi sudah benar.
FTP Server
FTP server (File Transfer Protocol) digunakan untuk tukar menukar file server-client.
-
Install paket vsftpd :
#apt-get install vsftpd
-
Edit file konfigurasi vsftpd.conf pada direktori /etc
-
Untuk ftp konfigurasinya lebih mudah daripada server lainnya. Hapus tanda # pada baris-baris seperti di bawah ini :


-
Aktifkan daemon ftp :
#/etc/init.d/vsftpd restart
SAMBA Server
Samba server berfungsi untuk sharing data dari server ke client. Jadi client bisa meng-akses file yang diperbolehkan oleh server
-
Install paket samba :
#apt-get install samba
-
Masukkan CD yang dibutuhkan untuk menginstall paket tersebut
-
Masuk pada file konfigurasi smb.conf yang terletak pada direktori /etc/samba. Tambahkan script di bawah ini :



-
Buatlah direktori samba pada /home
#mkdir /home/samba
-
Aktifkan daemon samba :
#/etc/init.d/samba restart
SQUID
Squid berfungsi untuk memberikan ijin pada alamat-alamat website tertentu yang bisa di akses oleh client.
-
Install paket squid :
#apt-get install squid
-
Masukkan CD yang dibutuhkan untuk menginstal paket tersebut
-
Edit file konfigurasi squid.conf pada direktori /etc/squid
-
Tambahkan script di bawah ini :



-
Jika kita menggunakan transparent proxy, tambahkan script di bawah ini :




-
Kemudian ketikkan perintah di bawah ini :
#iptables -A PREROUTING -t nat -p -m tcp -s 192.168.19.0/24 -d 0/0 \–dport 80 -j REDIRECT βto-port 3128
-
Aktifkan daemon squid :
#/etc/init.d/squid restart

1 responses to “Membangun Server pada Linux Debian 4.0”
thebecks
January 13th, 2009 at 03:34
Ga’ ngrti blaz …
ngelu ndazQ…